Banyak dari kita yang merasa kesulitan ketika kapasitas penyimpanan di laptop sudah mulai penuh. Salah satu solusinya adalah dengan membuat local disk D di laptop. Local disk D ini berguna untuk memisahkan data yang tidak terlalu penting dari data penting yang disimpan di local disk C. Membuat local disk D di laptop juga dapat membantu dalam mengatasi masalah kinerja laptop yang lambat akibat kapasitas penyimpanan yang penuh. Berikut adalah tutorial lengkap cara membuat local disk D di laptop.

Persiapan Sebelum Membuat Local Disk D

Sebelum kita mulai membuat local disk D di laptop, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu:

  • Pastikan laptop sudah terhubung dengan sumber daya listrik dan tidak mati tiba-tiba saat proses pembuatan local disk D sedang berlangsung.
  • Pastikan data yang ingin dipindahkan ke local disk D sudah di-backup terlebih dahulu. Hal ini penting agar data tidak hilang saat proses pembuatan local disk D berlangsung.
  • Pastikan kapasitas penyimpanan di local disk C masih mencukupi untuk menjalankan sistem operasi dan aplikasi yang digunakan.

Cara Membuat Local Disk D di Laptop

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat local disk D di laptop:

Baca juga :

Langkah 1: Klik Kanan Pada Start Menu

Klik kanan pada Start Menu di pojok kiri bawah desktop. Pilih “Disk Management” dari daftar menu yang muncul. Hal ini akan membuka jendela “Disk Management” yang menampilkan daftar seluruh partisi hard drive di laptop.

Step 1: Klik Kanan Pada Start Menu

Langkah 2: Pilih Partisi Hard Drive yang Ingin Dibuatkan Local Disk D

Pada jendela “Disk Management”, cari partisi hard drive yang ingin dibuatkan local disk D. Klik kanan pada partisi tersebut dan pilih “Shrink Volume” dari daftar menu yang muncul. Hal ini akan membuka jendela “Shrink” yang menampilkan ukuran partisi hard drive dan ukuran ruang kosong yang tersedia.

Step 2: Pilih Partisi Hard Drive Yang Ingin Dibuatkan Local Disk D

Langkah 3: Tentukan Ukuran Local Disk D yang Ingin Dibuat

Pada jendela “Shrink”, tentukan ukuran local disk D yang ingin dibuat dengan memasukkan jumlah ruang kosong yang tersedia dalam MB. Pastikan ukuran yang dimasukkan tidak lebih dari ruang kosong yang tersedia. Klik “Shrink” untuk memulai proses shrink volume.

Step 3: Tentukan Ukuran Local Disk D Yang Ingin Dibuat

Langkah 4: Buat Partisi Baru untuk Local Disk D

Setelah proses shrink volume selesai, akan muncul unallocated space yang menandakan bahwa ada ruang kosong yang dapat digunakan untuk membuat partisi baru. Klik kanan pada unallocated space tersebut dan pilih “New Simple Volume” dari daftar menu yang muncul. Hal ini akan membuka jendela “New Simple Volume Wizard” yang memandu kita dalam membuat partisi baru.

Step 4: Buat Partisi Baru Untuk Local Disk D

Langkah 5: Konfigurasi Partisi Baru

Pada jendela “New Simple Volume Wizard”, klik “Next” untuk melanjutkan. Pada halaman berikutnya, kita dapat memilih ukuran partisi baru, drive letter, dan format file system yang ingin digunakan. Pastikan format file system yang dipilih adalah NTFS agar kompatibel dengan Windows. Klik “Next” untuk melanjutkan.

Step 5: Konfigurasi Partisi Baru

Langkah 6: Selesai

Pada halaman terakhir, klik “Finish” untuk menyelesaikan proses pembuatan local disk D. Local disk D sekarang sudah terbuat dan siap digunakan untuk menyimpan data yang tidak terlalu penting.

Step 6: Selesai

Kesimpulan

Dengan membuat local disk D di laptop, kita dapat memperluas kapasitas penyimpanan dan memisahkan data yang tidak terlalu penting dari data penting yang disimpan di local disk C. Tutorial di atas dapat diikuti dengan mudah dan tidak memerlukan software tambahan. Namun, pastikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sebelum memulai proses pembuatan local disk D. Selamat mencoba!

Beri Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *